Selasa, 31 Juli 2018

Satu Detik lagi

Satu detik lagi

Kasihani hatimu
Terlalu banyak luka.
Juga kecewa
Duka nestapa berujung air mata

Jangan pernah mengulur waktu lagi
Mau sampai kapan jadi korban
Jika bisa,  kamu yang menjadikan mereka korban
Kini bukan zaman perbudakan

Jangan bilang beri waktu satu detik lagi
Apa lagi yang ditunggu
Dia sudah mati
Mati hatinya,
Mati juga rasa belas kasihnya

Perlakukanlah dia seperti biasa
Seperti macam menerkam mangsanya
Hal biasa kan???
Iya harus!!!

Seseorang yang kita cintai memilih pergi
Itu luar biasa,  bisa menjadikan kita lebih hidup.
Dalam hidup
Iya Dalam hidup tetapi merasa mati...


Untuk
(bahasa inggris nya "laki") + tan = mantan

Bahagiakan mata

Bahagiakan mata

Pelangi๐ŸŒˆ

Ketika hujan sesaat
Bahagia tiba ketika penat
Langit memancarkan soleknya
Mengundang bingar dari penikmatnya

Bumi ramai bernyanyi
Indah mematahkan kecewa 
Tujuh warna sempurna 
Di atas cakrawala 

Dia merah tampak berani
Dia jingga tampak berbudi pekerti
Dia kuning tampak periang
Dia hijau tampak penyayang
Dia biru tampak tenang
Dia nila tampak lemah lembut 
Dia ungu tampak penurut

Dia bukan aku tapi dia bahagiaku ๐Ÿ’•

Peristiwa subuh

Sebuah puisi santri

Peristiwa subuh

Suara gurauan islam terdengar.
Kumulai pergi ke gemercik air mensucikan diri.
Melihat kelambu malam masih berembun menjadikan tubuhku terasa sejuk

Dan aku mendengar raungan adzan
Memanggilku dengan lembut.
Berbarislah berdiam sunyi menuju keramaian yang damai.
Imam mulai membacakan ayat ayat Allah.

Mulai melepas alam sadarku.
Selimut memanggil kehangatan
Ku diam untuk berada di kerinduan mimpi

Jumat, 27 Juli 2018

Kecerobohan

Kecerobohan

  saat aku memintamu dengan paksa untuk meninggalkan aku,  saat itulah aku ingin dipertahankan lebih kuat lagi,  aku melepasmu dan memintamu pergi tidak lain tidak bukan agar membuatmu tersadar ada beberapa hal yang harus kamu rubah atau perlu kamu buang agar aku merasa nyaman didekatmu dan merasa juga bahwa kamulah yang mengerti aku.

Aku tau tiada yang sempurna kecuali pencipta segalanya,  tapi apa salahnya aku memintamu merubah kebiasaan buruk mu itu,  namun semua berjalan tidak seperti rencana kamu malah dengan tega membiarkan aku memilih pergi tanpa memaksa ku kembali,  dengan tidak sengaja kamu mengajarkanku bahwa semua akan baik baik saja tanpa ada KITA dan bahkan kamu buatku berfikir aku tidak penting lagi bagimu dan aku bukan lagi satu satunya untukmu,  lantas apa yang harus kita lakukan, ada dua pilihan aku yakin kamu bijak untuk hal ini. Kamu lebih tau soal hati.

"  permohonan maaf atau tidak sama sekali ada! "

Kamis, 26 Juli 2018

Pengalaman suram

Gloomy Experience ๐Ÿ˜‘

Satu kisah dimana aku selalu mementingkan kamu menuruti keinginanmu mengedepankan tentang kamu,  bahkan saat aku gerah disituasi itu,  aku tetap bertahan  tidak kubiarkan kamu marah tidak hanya mematung ketika kamu kecewa , aku berkorban sekian hal walaupun aku tau seberapapun banyaknya tak sedikitpun keuntungan berpihak untuk ku, disisi lain aku yakin jika keberuntungan tidak hari ini mungkin  di lain hari dan akan ada kecewa yang terhenti.
Aku berusaha merekatkan genggaman kita yang hampir saja lepas,  Namun aku gagal padahal tidak pernah perpisahan terlintas difikiranku akan terjadi secepat ini.

Cinta yang sudah berlumut
Cerita yang sesak jika diingat
Dan waktu yang akan  sia sia jika menceritakannya kembali.

Janji gagah kau ucap dan senja menjadi saksinya, kau yang berkata terus bersama hingga hari tua,  kini ambruk ditimpa agungnya rasa egois kita bukan lagi orang yang kuat bertahan,  bukan lagi penyemangat terbaik. Pertengkaran hebat waktu itu mampu membuat kita tidak ingin saling kembali dan tidak pantas lagi jika harus memperingati hari jadi tak ada lagi hadiah yang pantas ku terima dan kau beri tiada lagi cinta wajar yang tumbuh di sela sela hati.
Ada dua hal yang perlu kamu tau
Membayangkan baikmu adalah teman setia tanpa permisi dikala sepi.
Tetapi jatuh cinta pada orang yang dulu sempat pergi adalah hal yang paling ku takuti.


#kisahku